BANYUWANGI POST, 12 MARET 2025 – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari daerah pemilihan Jawa Timur III, yang mencakup Kabupaten Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi, Sonny T. Dana Paramita, melakukan kunjungan pengawasan ke gudang Badan Urusan Logistik (BULOG) Cabang Banyuwangi berlokasi di Kecamatan Genteng pada hari Kamis, 5 Maret 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan persediaan beras menjelang Hari Raya Idul Fitri serta memantau kondisi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2026.
Pada kesempatan tersebut, Sonny diterima oleh pimpinan Cabang BULOG Banyuwangi beserta kepala gudang terkait. Ia melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi fisik gudang dan kualitas beras yang berasal dari serapan hasil panen petani lokal di Banyuwangi. Menurut laporan pihak BULOG, persediaan beras di wilayah tersebut saat ini berada dalam kondisi surplus, bahkan mampu mendukung kegiatan distribusi ke daerah-daerah lain di luar Jawa.
“Stok beras yang ada saat ini sangat mencukupi, namun kita tidak bisa mengendurkan kewaspadaan. Jelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat terhadap beras cenderung mengalami peningkatan, sehingga perlu dipastikan bahwa pasokan berjalan dengan lancar dan harga tetap stabil,” ungkap Sonny.
Selain itu, ia memberikan apresiasi terhadap kinerja Cabang BULOG Banyuwangi yang telah berhasil menyerap hasil panen petani lokal secara maksimal. Namun demikian, Sonny juga mengusulkan perlunya penambahan kapasitas gudang untuk menampung potensi kenaikan produksi beras akibat proyeksi terjadinya panen raya pada tahun 2026.
“Berdasarkan data nasional, stok beras yang dikelola oleh BULOG mencapai sekitar 3,74 juta ton dan diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir bulan Maret mendatang. Di Banyuwangi sendiri, kita perlu melakukan antisipasi dengan memperkuat infrastruktur pergudangan agar tidak terjadi penumpukan maupun kerusakan pada beras,” tambahnya.
Sonny juga mengingatkan pemerintah agar terus melakukan perbaikan terhadap sistem distribusi dan menjalankan kebijakan impor beras dengan sangat hati-hati. Meskipun secara keseluruhan stok beras mencukupi, beberapa wilayah di Indonesia masih menghadapi kenaikan harga beras yang perlu menjadi perhatian bersama. (Red/Bp).