BANYUWANGI – Dunia pendidikan di Kabupaten Banyuwangi kembali diterpa isu tak sedap terkait kedisiplinan tenaga pendidik. Sebuah dugaan pelanggaran indisipliner mencuat setelah sepeda motor milik seorang guru SMP Negeri 2 Muncar ditemukan terparkir di sebuah hotel saat jam dinas berlangsung.
Peristiwa ini terungkap pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Kendaraan jenis Honda Scoopy berwarna Army dengan nomor polisi P 21xx OPG terpantau berada di area parkir Hotel Srono Indah. Motor tersebut teridentifikasi sebagai milik CA, seorang tenaga pendidik yang seharusnya berada di lingkungan sekolah pada jam aktif belajar-mengajar.
Temuan ini memicu kritik tajam dari Agus, aktivis dari lembaga Pemerhati Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menilai insiden ini mencoreng citra tenaga pendidik yang seharusnya menjadi teladan.
“Sangat disayangkan jika seorang pendidik diduga berada di hotel pada jam kerja. Berdasarkan verifikasi kami di lapangan, pihak sekolah telah mengonfirmasi bahwa pemilik kendaraan tersebut memang benar seorang guru di SMP Negeri 2 Muncar,” ujar Agus kepada awak media, Rabu (11/2/2026).
Klarifikasi Pihak Sekolah
Menanggapi isu yang beredar, Humas SMPN 2 Muncar, Abror, memberikan klarifikasi resmi. Meski membenarkan bahwa sepeda motor tersebut adalah milik staf pengajarnya, pihak sekolah menegaskan bahwa aktivitas belajar mengajar tidak terganggu.
“Benar, itu motor milik guru kami. Namun, perlu diklarifikasi bahwa saat kejadian tersebut dilaporkan, CA sedang melaksanakan tugas mengajar di dalam kelas,” jelas Abror.
Lebih lanjut, Abror menjelaskan status kepegawaian CA. Ia menyebutkan bahwa CA merupakan tenaga honorer yang mengampu mata pelajaran bahasa, dan bukan berstatus sebagai ASN maupun PPPK.
Bantahan dari Guru yang Bersangkutan
Di sisi lain, CA membantah keras tudingan bahwa dirinya berada di hotel tersebut. Ia mengaku terkejut saat mengetahui motornya menjadi objek pemberitaan dan mengklaim tidak mengetahui bagaimana kendaraannya bisa berada di lokasi Hotel Srono Indah.
“Saya tidak tahu siapa yang memakai motor saya kemarin. Pada hari itu, saya berangkat mengajar diantar oleh ibu saya,” dalih CA saat dikonfirmasi.
Hingga saat ini, keberadaan motor di lokasi penginapan tersebut masih menyisakan tanda tanya. Kasus ini tengah dalam penelusuran lebih lanjut oleh pihak-pihak terkait guna mengungkap fakta sebenarnya serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan di wilayah Muncar. (Red-Bp)