Media Banyuwangi Post || Semangat kepemudaan di Desa Yosomulyo kini memasuki babak baru. Secara resmi, Karang Taruna MAYOSKA (Masyarakat Yosomulyo Kreatif dan Aktif) telah dikukuhkan pada Selasa (10/02/2025) malam. Organisasi wadah pemuda ini hadir dengan visi besar untuk membawa perubahan positif melalui kreativitas dan kemandirian masyarakat setempat.

Nama MAYOSKA bukan sekadar singkatan, melainkan sebuah identitas dan komitmen. Para pemuda yang tergabung di dalamnya bertekad untuk menjadi motor penggerak desa yang lebih dinamis, dengan fokus utama pada tiga pilar pembangunan: Sosial, Budaya, dan Ekonomi.

Inovasi Wisata: Menyulap Sungai Menjadi Destinasi

Salah satu program strategis yang menjadi fokus utama ke depan adalah pemanfaatan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai penggerak ekonomi baru. MAYOSKA berencana menyulap area sungai menjadi destinasi wisata kreatif yang terintegrasi.

“Program kedepan kami adalah mengelola daerah aliran sungai untuk kegiatan wisata. Kami ingin mengubah wajah sungai menjadi tempat yang produktif, bersih, dan memiliki nilai jual tanpa merusak ekosistem,” ungkap fadris salam, Ketua Mayoska dalam sambutannya.

Rencana pengembangan wisata sungai ini diproyeksikan mencakup beberapa aspek:

1. Wisata Kuliner dan UMKM: Menyediakan ruang bagi warga lokal untuk memasarkan produknya di sepanjang bantaran sungai yang tertata.

2. Pelestarian Lingkungan: Melakukan normalisasi dan penghijauan agar sungai menjadi asri dan menjadi daya tarik wisatawan.

3. Pusat Kegiatan Kreatif: Menjadikan area sungai sebagai panggung bagi pertunjukan seni budaya lokal secara berkala.

Masih menurut fadris, Peresmian pada Selasa ini menjadi tonggak sejarah bagi pemuda Desa Yosomulyo. Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa dan partisipasi aktif masyarakat, MAYOSKA optimis mampu mewujudkan desa yang lebih maju, kreatif, dan mandiri secara ekonomi.

“Dengan semangat “Kreatif dan Aktif”, MAYOSKA diharapkan tidak hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi menjadi penggerak nyata yang mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat desa melalui inovasi-inovasi segar dari tangan anak muda. Terangnya.

Ia menambahkan, Langkah awal ini diharapkan mampu menciptakan efek domino positif, di mana pemuda tidak lagi mencari peluang di luar daerah, melainkan menciptakan peluang di tanah kelahiran mereka sendiri.

Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Yosomulyo beserta jajarannya, serta perwakilan dari Lanal Banyuwangi yang memberikan dukungan penuh atas terbentuknya karang taruna mayoska. (Red-Bp)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *