Muncar, Banyuwangi – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Muncar menggelar kegiatan Pelatihan Digitalisasi Siber untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Sabtu (20/6/2026) di Aula Utama SMP Muhammadiyah 10 Muncar. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dari kalangan anak muda dengan beragam latar belakang usaha, serta turut hadir dari organisasi Kepemudaan Nasyiatul Aisyiyah Pimpinan Cabang Muncar, dan acara berlangsung mulai pukul 14.30 WIB hingga 16.00 WIB.
Pelatihan tersebut merupakan implementasi program yang diinisiasi oleh Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan serta Bidang Pengembangan Badan Usaha Milik Pemuda (BUMP) Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM muda dalam menghadapi tantangan digitalisasi usaha di era modern.
Sekretaris Daerah Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Banyuwangi, Kahareza Ilham Pratama, S.Pd, yang juga menjabat sebagai Kepala SMP Muhammadiyah 10 Muncar, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pemahaman keamanan digital bagi para pelaku usaha yang kini semakin bergantung pada teknologi informasi dalam menjalankan bisnis.
“Digitalisasi telah menjadi kebutuhan utama dalam pengembangan usaha. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, terdapat berbagai risiko keamanan siber yang harus dipahami dan diantisipasi oleh para pelaku UMKM,” ujarnya.
Materi pelatihan disampaikan oleh kanda Resi Bimantoro, sapaan akrabnya, juga seorang penggiat usaha modern yang aktif mendorong transformasi digital di kalangan wirausahawan muda, sekaligus Wasekbid Pendidikan dan Kaderisasi, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kab. Banyuwangi, Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai aspek penting terkait keamanan digital, mulai dari perlindungan data pelanggan, pengelolaan akun bisnis, keamanan transaksi digital, hingga langkah-langkah pencegahan terhadap ancaman siber yang kerap menyasar pelaku usaha.
Untuk mengukur efektivitas pembelajaran, panitia menerapkan metode pre-test dan post-test kepada seluruh peserta. Metode ini digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah menerima materi pelatihan.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, aktif berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan digitalisasi yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha masing-masing.
Ketua panitia Mohamad Zainul Hakim, S.Pd, sekaligus Ketua PCPM. Muncar, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemuda Muhammadiyah dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain meningkatkan daya saing usaha, pemahaman mengenai keamanan siber dinilai sangat penting untuk melindungi aset digital dan menjaga keberlanjutan bisnis di tengah pesatnya transformasi digital.
Melalui kegiatan ini, PCPM Muncar berharap para pelaku UMKM muda mampu menerapkan praktik digital yang aman, efektif, dan produktif sehingga dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan serta siap menghadapi tantangan ekonomi digital di masa depan. (Red/Bagus)